Berlangganan:Posts Komentar

Totabuanews Today

03/09/2014 - Mopait Gelar Festival Budaya | 29/08/2014 - PAN Pecat Caleg Terpilih Bolmut | 25/08/2014 - Pendaftaran CPNS KK Dibuka | 25/08/2014 - APPSI Berharap Pemkot Arif Atur Pedagang | 25/08/2014 - Jalan Kampus Tuai Keluhan Warga | 24/08/2014 - Kejari Boroko Tahan Dua Tersangka Kasus Pengadaan Travo Cantol | 24/08/2014 - DPRD Sebut Sekot dan BLH tak Sensitif | 23/08/2014 - Polres Bolmong Gelar Rekonstruksi Kasus Curanmor | 22/08/2014 - Komisi II: Proyek Motoboi Kecil Banyak Kejanggalan | 22/08/2014 - Ishak Desak Kasat Pol PP Bertanggung Jawab Soal Dugaan Pungli Anggotanya | 22/08/2014 - Jainuddin: Insya Allah P-BMR Segera Disahkan | 22/08/2014 - AMANBOM Serahkan Ranperda Adat ke DPRD | 21/08/2014 - Ini Alur Mekanisme Pendaftaran CPNS 2014 | 21/08/2014 - Soal Proyek RTH Mogolaing, Warga Minta Kejaksaan Turun Tangan | 21/08/2014 - 10 Pejabat Bolmong Nebeng Diklat Pim 3 di Boltim | 21/08/2014 - Uji Coba Sistem CAT, Peserta tak Memenuhi Passing Grade | 21/08/2014 - 1 CJH Kotamobagu Meninggal Dunia | 19/08/2014 - Warga Kopandakan I Sebut Sekot dan BLH tak Sensitif | 18/08/2014 - Paskibraka Boltim Rela Mandi “Pece” | 18/08/2014 - Jalan Ambrol Masih Sulit Dilalui | 18/08/2014 - 11 Rumah Hanyut, 40 KK Mengungsi di Bolmong | 18/08/2014 - HUT RI, Napi Kasus Korupsi tak Dapat Remisi | 16/08/2014 - Warga Mocil Tuding PT PDM “Rusak” Fasilitas Umum | 16/08/2014 - Calon Pimpinan DPRD Dari PAN di BMR Segera Ditentukan | 16/08/2014 - BRANI Berikan Bantuan Satu Unit Alat Musik Bambu | 15/08/2014 - Ini Kata Walikota Soal Anggota DPRD tak Hadiri Paripurna | 15/08/2014 - Paripurna Istimewa di DPRD KK, Hanya Dihadiri 3 Aleg | 14/08/2014 - Warga Kotamobagu Waspada Virus Ebola | 14/08/2014 - Jelang HUT RI, Pemkot Gelar Lomba Gerak Jalan Sehat | 14/08/2014 - Calon Ketua Dekab Ikut FPT di DPP PDIP | 14/08/2014 - Bolsel Siaga Banjir Susulan | 14/08/2014 - Sambut HUT RI, Modayag Barat Gelar Lomba | 14/08/2014 - Aktifis Tuding Aleg KK ‘Mandul’ | 14/08/2014 - Lokasi Perayaan HUT RI Rawan Bencana | 13/08/2014 - Banjir Masih Terjadi di Desa Mengkang | 12/08/2014 - Desa Mengkang diterjang Banjir Bandang, Tiga rumah hanyut | 11/08/2014 - PNS KK Dihimbau Tingkatkan Disiplin | 11/08/2014 - Perda Wajib Jadi Payung Hukum | 08/08/2014 - 6 Desa di Bolsel Masuk Daftar Gugatan Prabowo-Hatta di MK | 08/08/2014 - Evaluasi APBD-P Bolsel Nomor 2 se Sulut | 08/08/2014 - Sapi Terjaring Razia Satpol-PP | 08/08/2014 - JaDi: Kontraktor Wajib Bekerja Profesional | 08/08/2014 - MRBM Dilanjutkan Usai Penetapan APBD–P | 07/08/2014 - 111 Sekdes Bolmong Miliki Peluang Kecil Diangkat PNS | 07/08/2014 - Welty Berharap Hakim MK tak Bisa Diintervensi | 07/08/2014 - Bolmong Bakal Miliki Terminal Tipe A | 07/08/2014 - Mayulu: BPBD dan Dinsos Harus Tanggap Cuaca Ekstrim | 06/08/2014 - DPRD KK Segera Pantau Proyek Pelebaran Jalan dan Drainase di Mocil | 06/08/2014 - Dodo: Proyek Drainase Ambrol Tanggungjawab PT PDM | 06/08/2014 - Aleg Terpilih Dilantik 2015 | TOTABUANEWS

You Are Here: Home » Bolmong » Terkait Penolakan PT AMS, Pemkab Mulai Intimidasi Warga

Farid Asimin

Farid Asimin

TOTABUANEWS.COM, Lolak – Upaya penolakan pemerintah desa dan masyarakat desa tanoyan utara dan desa tanoyan selatan terhadap rencana ekplorasi perusahaan pertambangan PT Arafura Mandiri Semangat (AMS) di tanah adat mereka, mulai mendapat tekanan dari pemerintah daerah (pemda) Kabupaten Bolaang Mongondow.

Kepala Desa Tanoyan Utara Masud H Lauma kepada harian ini menuturkan, dirinya sempat mendapat sms ancaman dari nomor handphone 089649603398 yang meminta agar tidak melakukan pembuatan peta tanah adat sebelum ada ijin dan rekomendasi dari Bupati Bolmong. “Kami tak pernah takut dengan ancaman apapun karena yang kami pertahankan adalah tanah adat dan hak kami. Tanah yang diwariskan leluhur kami sebelum kemerdekaan,” tegasnya.

Dijelaskan, saat ini, pemerintah desa dan masyarakat Tanoyan telah meminta pendampingan dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Wilayah Sulut melalui ketuanya Matulandi Supit SH dan Ketua Aliansi Masyarakat Adat Bolaang Mongondow (AMABOM) Jemmy Lantong untuk pembuatan dan pengukuran peta tanah adat. “Kami telah meminta secara resmi pendampingan pembuatan peta tanah adat kepada AMAN dan AMABOM. Tanah yang akan dibuat peta tanah adat adalah tanah masyarakat adat tanoyan, jadi tidak boleh ada intervensi dari siapapun untuk melarang atau mengagalkan perjuangan kami,” katanya diiyakan Sangadi Tanoyan Selatan U M Detu.

Bupati Bolmong Hi Salihi B Mokodongan ketika dikonfirmasi melalui Sekertaris Daerah (Sekda) Drs Farid Asimin MAP mengatakan, Pemda Bolmong tak pernah melakukan intimidasi terhadap masyarakat adat di desa tanoyan bersatu. Apalagi melakukan rapat tentang pembahasan pembuatan tanah adat di Tanoyan. “Tidak ada rapat, bupati saja ada diluar daerah. Itu bukan dari pemda, itu pencatutan nama pemda,” tegas Asimin.

Berikut ini bunyi sms ancaman dari nomor 089649603398 kepada Sangadi Desa Tanoyan Utara M H Lauma tentang pembuatan peta tanah adat. aslammualaikum. pak sangadi mohon maaf mengganggu. ini dari pemda baru selesai rapat mengenai keberadaan tanah adat yang saat ini sementara dalam pengukuran. kami mengingatkan jangan coba-coba melakukan pengukuran kalau tanpa ada izin rekomendasi dari Bupati. kalau tidak sangadi yang akan bertanggung jawab. mohon keseriusan. PEMDA. (dar)

Tinggalkan Komentar

© 2013 TOTABUANEWS.COM Presented by PT Bintang Totabuan Indonesia · Berlangganan:PostsKomentar · totabuanews.com Powered by Totabuanews Team