Berlangganan:Posts Komentar

Totabuanews Today

17/04/2014 - JaDi Ajak Aleg Baru Dukung Program Pemkot | 17/04/2014 - Mocong Putih Unggul di Dua Kecamatan | 17/04/2014 - Bolmong Tak Ada Kenaikan TPAPD | 04/04/2014 - Astaga, Panwascam Temukan Rekaman Video Anggota PPS Kotamobagu Barat Kampanyekan Caleg DPR RI dari PAN | 04/04/2014 - Penilaian FORMAPPI, Bukti Kerja Nyata ADM | 02/04/2014 - DPRD KK Sorot Pagar Bangunan SKPD | 02/04/2014 - Pamong Desa Terima Rp 1 Miliar | 02/04/2014 - Golkar Kuasai Parlemen, Pemerintahan TB-JaDi Bersih | 02/04/2014 - 17 Bidan Siap Jalankan Tugas | 02/04/2014 - Jalan Atoga-Mooat Rawan Kecelakaan | 27/03/2014 - Website Pemkab Bolsel Tak Diurus | 24/03/2014 - Hari Ini, Honda KK Bakal Melapor ke Polres | 24/03/2014 - Pileg, Caleg Manfaatkan BSPS | 24/03/2014 - Tahun Ini, Liga Boltim Digelar | 24/03/2014 - Kampanye Parpol Wajib Sesuai Jadwal | 11/03/2014 - 682.478 Kertas Suara Bolmong Mulai Disortir | 11/03/2014 - Olly Dondokambey Dukung Rocky Wowor | 11/03/2014 - 46 Penderita Katarak Dioperasi | 11/03/2014 - KPPS se Boltim Terbentuk | 26/02/2014 - Bulan Bakti, Ajang Silaturahmi | 26/02/2014 - Kotamobagu Siap Tampung Caleg Stres | 26/02/2014 - Bahas Nasib Honorer dan Formasi CPNS | 25/02/2014 - Honda ‘Siluman’ di Boltim Ditelusuri | 25/02/2014 - Pemkab Bolsel Belum Terima Kelulusan Honorer Kategori II | 20/02/2014 - PNS Bukan Harapan Terakhir | 20/02/2014 - Yusran Angkat Bicara Soal Rolling Pemkot | 20/02/2014 - Logistik Mulai Dievaluasi | 20/02/2014 - Lolos CPNS, Caleg Golkar Ini Mengaku Bimbang | 19/02/2014 - Mayulu: Rolling Jangan Dianggap Hukuman | 19/02/2014 - Fokus Lunasi Tunjangan Sertifikasi Guru | 19/02/2014 - Bolsel Kecipratan Biaya Kesehatan Rp 32 M | 19/02/2014 - 30 Hari, BPK Audit Keuangan Pemkab Bolsel | 18/02/2014 - Aroma Politik Uang Pileg 2014 | 18/02/2014 - Tuntut Janji J Resources, Warga Buyandi Blokir Jalan | 18/02/2014 - Herson Mayulu Ancam Tolak Hasil Honda K II | 18/02/2014 - Tukang Bentor Lolos Honda K II Boltim | 18/02/2014 - Kantor Camat Bolaang Timur di Segel Warga | 18/02/2014 - Roy Bara Masuk Kabinet Baru Tatong Bara | 18/02/2014 - Tak Lulus, Ratusan Honda “Goyang” DPRD | 17/02/2014 - Gaji 15 CPNS Telah Dianggarkan Dalam APBD | 17/02/2014 - Pemkot Gelar Penguatan Kelompok Tani | 15/02/2014 - Bulud Vs Otam Kembali Memanas | 15/02/2014 - Agus Polisikan Ketua Dewan Kotamobagu | 15/02/2014 - SHS Telah Ajukan Bading Putusan PTUN Atas PAW Agus | 15/02/2014 - 118 Nama Honda K2 Kabupaten Bolaang Mongondow Timur yang Dinyatakan Lulus Seleksi | 15/02/2014 - Inilah 167 Nama Honda K2 Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Yang Dinyatakan Lulus | 15/02/2014 - Inilah Nama-nama Honda K2 Kabupaten Bolaang Mongondow Utara yang Lulus Seleksi | 15/02/2014 - Inilah 349 Nama-nama Honda K2 Kabupaten Bolaang Mongondow yang Lulus Seleksi | 15/02/2014 - Inilah Nama-nama Honda K2 Kotamobagu yang Lulus Seleksi | 13/02/2014 - Dekot Bentuk Pansus RTRW | TOTABUANEWS

You Are Here: Home » Bolmong, Daerah, Terkini » PT BAM Ingkari Kesepakatan Dengan Warga

TOTABUANEWS.COM, Bolmong – Tumpukan material yang berada disamping kiri kanan jalan Matali Baru – Torosik terus menuai keluhan dari masyarakat Desa Matali baru dan Desa Mopusi kecamatan lolayan kabupaten Bolaang Mongondow. Pasalnya, tumpukan meterial tersebut menurut warga setempat bahwa akan mengacam lahan persawahan dan pemukiman mereka.”Itu adalah ulah dari PT Berlian Aseal Mineral (BAM) perusahaan milik dari salah satu pengusaha Kontraktor terkenal di Bolmong Raya, Ko’ Yap,kami sudah sering memberi peringatan kepada perusahaan akan tetapi sampai saat ini mereka tidak menghiraukannya,” ujar Sangadi (kepala desa-red) Mopusi T G Tulong pada rapat Musrembang beberapa hari lalu di Kecamatan Lolayan.

Senada juga diungkapkan oleh Sangadi (Kepala desa-red) Matali Baru W S Lomamay yang mengatakan PT BAM sudah melanggar kesepakatan yang pernah dibuat bersama dengan Masyarakat, dimana kesepakatan tersebut PT BAM tidak dibolehkan membuang material dilereng gunung sebab bisa berdampak bahaya bagi pemukiman dan lahan masyarakat jika musim penghujan.

“itu semua adalah ulah dari KO’Yap, kami sudah selalu meberitahukan kepada mereka, akan tetapi mereka tidak menghiraukan kami,” ungkap Lomamay

Dia meminta kepada pemerintah Daerah atau instansi yang terkait dalam hal ini Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bolmong untuk menindak lanjuti persoalan tersebut, sebab menurut Lomamay tumpukan material tersebut sangat berbahaya terhadap lingkungan pemukiman dan lahan masyarakat, tidak bisa dipungikiri dimusim penghujan seperti sekarang ini, tumpukan material tersebut akan membawa bencana di Desa Matali Baru dan Mopusi.

Yudha Rantung sebagai Kepala Badan Lingkungan Hidup harus bertindak cepat pada persoalan ini,”tutupnya. (kano/jun)

Tinggalkan Komentar

© 2013 totabuanews.com Presented by PT Bintang Totabuan Indonesia · Berlangganan:PostsKomentar · totabuanews.com Powered by Totabuanews Team
Top