Berlangganan:Posts Komentar

Totabuanews Today

19/08/2014 - Warga Kopandakan I Sebut Sekot dan BLH tak Sensitif | 18/08/2014 - Paskibraka Boltim Rela Mandi “Pece” | 18/08/2014 - Jalan Ambrol Masih Sulit Dilalui | 18/08/2014 - 11 Rumah Hanyut, 40 KK Mengungsi di Bolmong | 18/08/2014 - HUT RI, Napi Kasus Korupsi tak Dapat Remisi | 16/08/2014 - Warga Mocil Tuding PT PDM “Rusak” Fasilitas Umum | 16/08/2014 - Calon Pimpinan DPRD Dari PAN di BMR Segera Ditentukan | 16/08/2014 - BRANI Berikan Bantuan Satu Unit Alat Musik Bambu | 15/08/2014 - Ini Kata Walikota Soal Anggota DPRD tak Hadiri Paripurna | 15/08/2014 - Paripurna Istimewa di DPRD KK, Hanya Dihadiri 3 Aleg | 14/08/2014 - Warga Kotamobagu Waspada Virus Ebola | 14/08/2014 - Jelang HUT RI, Pemkot Gelar Lomba Gerak Jalan Sehat | 14/08/2014 - Calon Ketua Dekab Ikut FPT di DPP PDIP | 14/08/2014 - Bolsel Siaga Banjir Susulan | 14/08/2014 - Sambut HUT RI, Modayag Barat Gelar Lomba | 14/08/2014 - Aktifis Tuding Aleg KK ‘Mandul’ | 14/08/2014 - Lokasi Perayaan HUT RI Rawan Bencana | 13/08/2014 - Banjir Masih Terjadi di Desa Mengkang | 12/08/2014 - Desa Mengkang diterjang Banjir Bandang, Tiga rumah hanyut | 11/08/2014 - PNS KK Dihimbau Tingkatkan Disiplin | 11/08/2014 - Perda Wajib Jadi Payung Hukum | 08/08/2014 - 6 Desa di Bolsel Masuk Daftar Gugatan Prabowo-Hatta di MK | 08/08/2014 - Evaluasi APBD-P Bolsel Nomor 2 se Sulut | 08/08/2014 - Sapi Terjaring Razia Satpol-PP | 08/08/2014 - JaDi: Kontraktor Wajib Bekerja Profesional | 08/08/2014 - MRBM Dilanjutkan Usai Penetapan APBD–P | 07/08/2014 - 111 Sekdes Bolmong Miliki Peluang Kecil Diangkat PNS | 07/08/2014 - Welty Berharap Hakim MK tak Bisa Diintervensi | 07/08/2014 - Bolmong Bakal Miliki Terminal Tipe A | 07/08/2014 - Mayulu: BPBD dan Dinsos Harus Tanggap Cuaca Ekstrim | 06/08/2014 - DPRD KK Segera Pantau Proyek Pelebaran Jalan dan Drainase di Mocil | 06/08/2014 - Dodo: Proyek Drainase Ambrol Tanggungjawab PT PDM | 06/08/2014 - Aleg Terpilih Dilantik 2015 | 06/08/2014 - Empat Warga Diamankan Polisi | 06/08/2014 - Kendis Boltim Gunakan Plat Nomor “Siluman” | 06/08/2014 - Terkait Pemberitaan Walikota “Cari Jodoh”, Rafiqah Sebut Itu Hanya Menghibur Warga | 06/08/2014 - Dakwaan Kasus TPAPD Dibacakan, Ferry tak Ajukan Keberatan | 05/08/2014 - Keterbukaan Pemerintahan Desa adalah Tuntutan | 05/08/2014 - Soal Kasus TPAPD, Mantan Sekda Bolmong Disidang di Tipikor Manado | 05/08/2014 - FM ‘Obat Kerinduan’ Masyarakat Bolmong | 28/07/2014 - Kapolres Pimpin Langsung PAM Takbiran | 28/07/2014 - 150 Personil Polres Amankan Malam Takbiran | 22/07/2014 - 900 Personil Polres Siap Amankan Pleno | 18/07/2014 - Ini Hasil Rekapitulasi Pilpres KPU Bolaang Mongondow | 18/07/2014 - Pejabat Pemkot ‘Dilarang’ Terima THR | 17/07/2014 - Jelang Idul Fitri, Terminal Bayangan Mulai Marak | 17/07/2014 - Penerimaan Siswa Baru Rawan Pungli | 17/07/2014 - 4,8 Miliar Tunjangan Sertifikasi Guru KK Tertahan | 17/07/2014 - 600 Juta Temuan BPK di RSU Datoe Binangkang | 17/07/2014 - Tiga Bulan tak Terima Gaji Honorer Dinkes “Menjerit” | TOTABUANEWS

You Are Here: Home » Bolmong, Daerah, Terkini » PT BAM Ingkari Kesepakatan Dengan Warga

TOTABUANEWS.COM, Bolmong – Tumpukan material yang berada disamping kiri kanan jalan Matali Baru – Torosik terus menuai keluhan dari masyarakat Desa Matali baru dan Desa Mopusi kecamatan lolayan kabupaten Bolaang Mongondow. Pasalnya, tumpukan meterial tersebut menurut warga setempat bahwa akan mengacam lahan persawahan dan pemukiman mereka.”Itu adalah ulah dari PT Berlian Aseal Mineral (BAM) perusahaan milik dari salah satu pengusaha Kontraktor terkenal di Bolmong Raya, Ko’ Yap,kami sudah sering memberi peringatan kepada perusahaan akan tetapi sampai saat ini mereka tidak menghiraukannya,” ujar Sangadi (kepala desa-red) Mopusi T G Tulong pada rapat Musrembang beberapa hari lalu di Kecamatan Lolayan.

Senada juga diungkapkan oleh Sangadi (Kepala desa-red) Matali Baru W S Lomamay yang mengatakan PT BAM sudah melanggar kesepakatan yang pernah dibuat bersama dengan Masyarakat, dimana kesepakatan tersebut PT BAM tidak dibolehkan membuang material dilereng gunung sebab bisa berdampak bahaya bagi pemukiman dan lahan masyarakat jika musim penghujan.

“itu semua adalah ulah dari KO’Yap, kami sudah selalu meberitahukan kepada mereka, akan tetapi mereka tidak menghiraukan kami,” ungkap Lomamay

Dia meminta kepada pemerintah Daerah atau instansi yang terkait dalam hal ini Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bolmong untuk menindak lanjuti persoalan tersebut, sebab menurut Lomamay tumpukan material tersebut sangat berbahaya terhadap lingkungan pemukiman dan lahan masyarakat, tidak bisa dipungikiri dimusim penghujan seperti sekarang ini, tumpukan material tersebut akan membawa bencana di Desa Matali Baru dan Mopusi.

Yudha Rantung sebagai Kepala Badan Lingkungan Hidup harus bertindak cepat pada persoalan ini,”tutupnya. (kano/jun)

Tinggalkan Komentar

© 2013 TOTABUANEWS.COM Presented by PT Bintang Totabuan Indonesia · Berlangganan:PostsKomentar · totabuanews.com Powered by Totabuanews Team