Berlangganan:Posts Komentar

Totabuanews Today

10/10/2014 - TG Malu Ditemui Awak Media | 10/10/2014 - Lagi, 1 Mantan Legislator Dekap Bolmong Penuhi Panggilan Kejari KK | 25/09/2014 - Bakal Ada Pungli di SDN 2 Matali | 19/09/2014 - Website Pemkab Bolsel Mati Suri | 19/09/2014 - Rukmini Mengaku Khilaf Soal Mutasi Guru yang Kehilangan Hak Mengajar | 18/09/2014 - Jadi Anggota DPRD Buhang tak Gunakan SPPD | 18/09/2014 - Calo CPNS Mulai Terkuak | 18/09/2014 - Diduga Diskriminasi Guru, Dunia Pendidikan KK Tercoreng | 18/09/2014 - Rp 5 M Dana Block Grant Tahun Ini Terancam Hangus | 18/09/2014 - Amerika Siap Kerjasama dengan Kotamobagu | 18/09/2014 - Pelantikan Anggota DPRD Bolmut Telan Dana Rp 600 Juta | 18/09/2014 - Tak Miliki Izin Mendirikan Bangunan, Rumah Sakit Kinapit Bakal Dibongkar | 18/09/2014 - Pecat Tenaga Lokal, PT-JRBM Dituding Langgar Kesepakatan | 17/09/2014 - Aparat Hukum Didesak Seriusi Dugaan Penyimpangan Rp 1,6 Milyar Dana Block Grant | 14/09/2014 - Foto Bugil Warga Poybes I Hebohkan Kotamobagu | 09/09/2014 - Dinkes Prioritas Pemberantasan Penyakit | 09/09/2014 - Kepala Daerah Dipilih DPRD, Anggaran Pilkada Bakal Berkurang | 09/09/2014 - Pedagang Pasar 23 Maret Teken MoU | 03/09/2014 - AMANBOM Serahkan Ranperda Adat ke Komisi III DPRD KK | 03/09/2014 - Mopait Gelar Festival Budaya | 29/08/2014 - PAN Pecat Caleg Terpilih Bolmut | 25/08/2014 - Pendaftaran CPNS KK Dibuka | 25/08/2014 - APPSI Berharap Pemkot Arif Atur Pedagang | 25/08/2014 - Jalan Kampus Tuai Keluhan Warga | 24/08/2014 - Kejari Boroko Tahan Dua Tersangka Kasus Pengadaan Travo Cantol | 24/08/2014 - DPRD Sebut Sekot dan BLH tak Sensitif | 23/08/2014 - Polres Bolmong Gelar Rekonstruksi Kasus Curanmor | 22/08/2014 - Komisi II: Proyek Motoboi Kecil Banyak Kejanggalan | 22/08/2014 - Ishak Desak Kasat Pol PP Bertanggung Jawab Soal Dugaan Pungli Anggotanya | 22/08/2014 - Jainuddin: Insya Allah P-BMR Segera Disahkan | 22/08/2014 - AMANBOM Serahkan Ranperda Adat ke DPRD | 21/08/2014 - Ini Alur Mekanisme Pendaftaran CPNS 2014 | 21/08/2014 - Soal Proyek RTH Mogolaing, Warga Minta Kejaksaan Turun Tangan | 21/08/2014 - 10 Pejabat Bolmong Nebeng Diklat Pim 3 di Boltim | 21/08/2014 - Uji Coba Sistem CAT, Peserta tak Memenuhi Passing Grade | 21/08/2014 - 1 CJH Kotamobagu Meninggal Dunia | 19/08/2014 - Warga Kopandakan I Sebut Sekot dan BLH tak Sensitif | 18/08/2014 - Paskibraka Boltim Rela Mandi “Pece” | 18/08/2014 - Jalan Ambrol Masih Sulit Dilalui | 18/08/2014 - 11 Rumah Hanyut, 40 KK Mengungsi di Bolmong | 18/08/2014 - HUT RI, Napi Kasus Korupsi tak Dapat Remisi | 16/08/2014 - Warga Mocil Tuding PT PDM “Rusak” Fasilitas Umum | 16/08/2014 - Calon Pimpinan DPRD Dari PAN di BMR Segera Ditentukan | 16/08/2014 - BRANI Berikan Bantuan Satu Unit Alat Musik Bambu | 15/08/2014 - Ini Kata Walikota Soal Anggota DPRD tak Hadiri Paripurna | 15/08/2014 - Paripurna Istimewa di DPRD KK, Hanya Dihadiri 3 Aleg | 14/08/2014 - Warga Kotamobagu Waspada Virus Ebola | 14/08/2014 - Jelang HUT RI, Pemkot Gelar Lomba Gerak Jalan Sehat | 14/08/2014 - Calon Ketua Dekab Ikut FPT di DPP PDIP | 14/08/2014 - Bolsel Siaga Banjir Susulan | TOTABUANEWS

You Are Here: Home » Bolmong, Daerah, Terkini » PT BAM Ingkari Kesepakatan Dengan Warga

TOTABUANEWS.COM, Bolmong – Tumpukan material yang berada disamping kiri kanan jalan Matali Baru – Torosik terus menuai keluhan dari masyarakat Desa Matali baru dan Desa Mopusi kecamatan lolayan kabupaten Bolaang Mongondow. Pasalnya, tumpukan meterial tersebut menurut warga setempat bahwa akan mengacam lahan persawahan dan pemukiman mereka.”Itu adalah ulah dari PT Berlian Aseal Mineral (BAM) perusahaan milik dari salah satu pengusaha Kontraktor terkenal di Bolmong Raya, Ko’ Yap,kami sudah sering memberi peringatan kepada perusahaan akan tetapi sampai saat ini mereka tidak menghiraukannya,” ujar Sangadi (kepala desa-red) Mopusi T G Tulong pada rapat Musrembang beberapa hari lalu di Kecamatan Lolayan.

Senada juga diungkapkan oleh Sangadi (Kepala desa-red) Matali Baru W S Lomamay yang mengatakan PT BAM sudah melanggar kesepakatan yang pernah dibuat bersama dengan Masyarakat, dimana kesepakatan tersebut PT BAM tidak dibolehkan membuang material dilereng gunung sebab bisa berdampak bahaya bagi pemukiman dan lahan masyarakat jika musim penghujan.

“itu semua adalah ulah dari KO’Yap, kami sudah selalu meberitahukan kepada mereka, akan tetapi mereka tidak menghiraukan kami,” ungkap Lomamay

Dia meminta kepada pemerintah Daerah atau instansi yang terkait dalam hal ini Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bolmong untuk menindak lanjuti persoalan tersebut, sebab menurut Lomamay tumpukan material tersebut sangat berbahaya terhadap lingkungan pemukiman dan lahan masyarakat, tidak bisa dipungikiri dimusim penghujan seperti sekarang ini, tumpukan material tersebut akan membawa bencana di Desa Matali Baru dan Mopusi.

Yudha Rantung sebagai Kepala Badan Lingkungan Hidup harus bertindak cepat pada persoalan ini,”tutupnya. (kano/jun)

Tinggalkan Komentar

© 2013 TOTABUANEWS.COM Presented by PT Bintang Totabuan Indonesia · Berlangganan:PostsKomentar · totabuanews.com Powered by Totabuanews Team